Paris Barantai

Image by FlamingText.com
Image by FlamingText.com

welcome

Di bumi kalimantan tempat kami tidur makan serta minum dari sungai - sungainya yg jernih
kami terima pendatang dari mana saja tanpa terkecuali hanya satu yg kami pinta jgn usik hutan dan alam kami


Bahasa

Rumpun bahasa Dayak Darat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Rumpun bahasa Dayak Darat
Bidayuh
Distribusi
geografis:
Kalimantan, Sarawak
Klasifikasi
genetik
:
Austronesia
 Melayu-Polinesia
  Rumpun bahasa Dayak Darat
Pembagian:
ISO 639-2 dan 639-5: day

Rumpun bahasa Dayak Darat, dalam bahasa Inggris Land Dayak languages, adalah sekelompok bahasa dari rumpun bahasa Melayu-Polinesia yang ditutur penduduk sebagian pedalaman pulau Borneo. Ada yang meragukan keserumpunan bahasa tersebut .
Di antara bahasa tersebut dimasukkan bahasa Ahe, Bekati', Biatah, Benyadu', Djongkang, Lara', Nyadu, Ribun, Sanggau, Semandang, Bukar Sadong, Jagoi, Sara, Tringgus, Kembayan, dan sejumlah bahasa lain.
Suatu analysa yang dibuat tahun 2008 atas kosa kata dasar rumpun bahasa Austronesia, Austronesian Basic Vocabulary Database[1], menemukan bahwa bahasa Bekati' dan Jagoi tidak lebih dekat satu sama lain daripada dengan rumpun bahasa Barito Raya dan bahasa Sarawak Utara. Hitungan kepercayaan bahwa bahasa tersebut membentuk satu rumpun hanya 56%.
Istilah "Dayak Darat" dimaksudkan untuk membedakan rumpun ini dari rumpun bahasa Ibanik di bagian utara pulau Borneo, yang pernah dijuluki dalam bahasa Inggris Land Dayak atau "Dayak Laut".
Website www.ethnologue.com mengelompokkan rumpun Dayak Daratan sebagai berikut :

Bahasa Iban

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Iban
Dituturkan di Malaysia
Daerah Kalimantan
Jumlah penutur 400,000
Rumpun bahasa Austronesia
Kode-kode bahasa
ISO 639-1 Tidak ada
ISO 639-2 iba
ISO 639-3 iba
Bahasa Iban atau Bahasa Dayak Iban adalah bahasa yang digunakan etnik Dayak dari suku Iban yang tinggal di Pulau Kalimantan.

Bahasa Iban Kalimantan Barat no. 22

Daftar isi

[sembunyikan]

Contoh Bahasa Iban

Bahasa Melayu Bahasa Iban
Dimana Dini
Kemana Kini
Kesana Kin
Makan Makai
Berjalan Bejalai
Jalan Jalai
Pulang Pulai
Panjang Panjai
Mandi Mandi
Aku Aku
Kamu Nuan/Dik/Kuak
Kesini Kitu
Bagaimana Baka ni
Berapa Berapa
Belum Bedau
atau tauka
dan enggau
Ada Bisi
Tiada Nadai
Sudah Udah
serta sereta
tetapi tang
malahan taja pen
sambil sambil
karena laban
agar ngarap ka
meskipun/walaupun taja pen
setelah pengudah
Bagus Manah
sekiranya enti sema
jika enti
semasa benong
Jahat Jai
Selamat petang Selamat lemai
Selamat pagi Selamat pagi
Selamat tengah hari Selamat tengah hari
Selamat malam Selamat malam
Selamat datang Selamat datai / Selamat nemuai
Selamat berkenalan Selamat bekelala
Cinta Pengerindu
Kekasih Sulu
Rindu Lelengau
Sayang Sayau
aksi aksi
almari jemari
anggur anggur
bahasa jako
bandar bandar/pasar
bangku bangku
bendera tambai/bendera
bihun bihun
biola biola
biskut kuie
bomba/pemadam kebakaran bomba
boneka patung
buat gaga
buku bup
bumi bumi
cawan jak/cangkir
dewan diwan
duka merampau/seilu-ilu/mawa
dunia dunya
falsafah perinsip
gandum gandum
garfu serempang/gerepu
gereja gerija
guru pengajar
huruf urup
ini tu
jawab jawab
jendela penyenguk
Kamis Ari Empat
kamus kamus
kapal kapal
katil katil
counter kaunter
kemarin kemarik
kemeja baju
kepala palak
kereta krita/moto
komputer komputer
kongsi kunsi
kuda kuda
kuil kuil
kurma kurma
limau limau
lori lori
maaf sori/ampun
mahal mar
mangga mangga/empelam
manusia mensia
mentega mentiga
meja mija
misai sumit
miskin mensekin/merinsa
nujum/balian manang
paderi paderi
pesta pati
pita tip
pintu pintu
raja raja
roda roda
roti kuie/roti
sabun sabun
sains sain
sekolah sekula
sama sama
sepatu kasut
serdadu sedadu
sorga Serega
syukur sukur
singgah berenti/belelak
suka keran
tangki tangki
tahu tauhu
tanggal ari bulan
teh tih
teko cangku
televisi tibi
tuala/handuk kain mandik
tukar tukar
untuk ungkup
utara penyambang
warna warna
waktu masa
wira/pahlawan staring
zaman jeman
Perbandingan dengan Bahasa Banjar
Melayu Iban Banjar
sengsara merinsa marista
kemudian dudi dudi
nakal manchal

 Contoh Kalimat

  • Anang manchal! - "Jangan nakal!"
  • Apa khabar? - Nama berita?
  • Siapakah nama anda? - Sapa nama nuan?
  • Siapa datang dengan anda? - Sapa enggau nuan?
  • Berapakah harga barang ini? - Berapa rega utai tu?
  • Dimana ___ ? - Dini alai ____ ?
  • Anda dari mana? - Ari ni penatai nuan?
  • Sekarang pukul berapa? - Pukul berapa diatu?
  • Sekarang pukul 5 - Diatu pukul 5
  • Saya mau pulang - Ka pulai dulu
http://bahasa.dayakpos.com/search?updated-max=2010-04-30T01%3A11%3A00-07%3A00&max-results=7
Buju-bujur ikoh aso (Lurus selurus ekor anjing)
Rimae (artinya): Tampayahe bahalap padahal pananjaru (Nampaknya baik, tapi nyatanya pembohong)
Bisa bulue dia belange (Basah kulit tidak belangnya)
Rimae (artinya): Taloh gawi je dia mandinun hasil (Pekerjaan yang tidak mendatangkan hasil)
Baka-bakas bua rangas (tua(tua buah rangas)
Rimae (artinya): Oloh jadi bakas baya gawie kilau anak tabela
(Walau pun sudah tua, tapi kerjanya seperti anak-anak).
Karas nyaho jaton ujan (Deras petir tanpa hujan=
Rimae (artinyanya):Are pander jatun katotoe (besar mulut tanpa bukti).
Kalah batang awi sampange (kalau sungai karena anak sungainya)
Rimae (artinya): Nihau tintu je solake tagal panggawi rahian
(Hilang arah semula karena ulah yang kemudian).
Dia tau pisang handue mamua (Pisang tak bisa berbuah dua kali).
Rimae (artinya): Kabakas tuntang kagancang dia tau haluli akan tampara
(Kedewasaan dan kekuatan tak bisa kembali ke awal).
Tingang manganderang into bitie (Enggang menggema di dalam tubuhnya saja)
Rimae (artinya):Tamam pander baya jaton gawie (Hebat omongnya saja, tanpa kerja).
Ampit manak tingang(Pipit beranak enggang).
Rimae (artinya): Oloh je tau menggatang tarung oloh bakase.
(Seseorang yang bisa mengangkat martabat orangtua).
Berbagai perangai manusia di dalam pepatah-petitih dan ungkapan juga tercermin, misalnya :
Aku raja aku tamanggung aku damang(Saya raja, saya temenggung saya damang).
Rimae (artinya):Dia maku marandah arep awi keme arepe oloh hai.
(Tidak mau rendahhati karena merasa dirinya orang besar)
Duan kulate ilihi batange (Ambil jamur tinggalkan pohon)
Rimae (artinya):Baya handak kamangate, pehe dia hakun
(Mau enaknya saja, sakitnya tidak mau).
Lepah anise kuas inganan (Habis manis sepah dibuang).
Rimae (artinya):Amon tege gunae inyayang, amon dia palus inganan.
(Saat berguna disayangi, saat tak berguna dibuang). 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
oleh : aHeyn / ahay cassandra